friendly

fun

fun

Rabu, 24 Desember 2014

Pendelegasian wewenang, sentralisasi dan desentralisasi


PENGANTAR MANAJEMEN


BAB I
PENDELEGASIAN WEWENANG
1.1  Pengertian Pendelegasian Wewenang
Delegasi wewenang adalah proses dimana manajer mengalokasikan wewenang kepada bawahannya.
Delegasi adalah suatu pelimpahan wewenang dan tanggung jawab formal kepada orang lain untuk melaksanakan kegiatan tertentu.
Pendelegasian adalah pelimpahan kekuasaan, wewenang dan tanggung jawab kepada orang lain. Pekerjaan-pekerjaan yang sifatnya rutinitas sebaiknya didelegasikan ke orang lain agar seorang manajer dapat menggunakan waktunya itu untuk melakukan tugasnya sebagai seorang manajer.

Berikut adalah definisi atau pengertian dari Delegasi oleh beberapa pakar :
·         Drs. H. Malayu S.P Hasibuan
Pendelegasian wewenang adalah memberikan sebagian pekerjaan atau wewenang oleh delegator kepada delegate (utusan) untuk dikerjakannya atas nama delegator.
·         Raplh C. Davis
Pendelegasian wewenang hanyalah tahapan dari suatu proses ketika kita menyerahkan wewenang, berfungsi melepaskan kedudukan dengan melaksanakan pertanggung jawaban.

  1.2      Macam-macam pandangan wewenang formal

  • Wewenang (authority)
Adalah hak untuk melakukan sesuatu atau memerintah orang lain untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu agar tercapai tujuan tertentu. Wewenang merupakan hasil delegasi atau pelimpahan wewenang dari atasan ke bawahan dalam suatu organisasi.Dua pandangan yang saling berlawanan tentang sumber wewenang, yaitu:
   1.  Teori formal (pandangan klasik) Wewenang merupakan anugrah, ada karena seseorang diberi atau dilimpahi hal tersebut. Beranggapan bahwa wewenang berasal dari tingkat masyarakat yang tinggi. Jadi pandangan ini menelusuri sumber tertinggi dari wewenang ke atas sampai sumber terakhir, dimana untuk organisasi perusahaan adalah pemilik atau pemegang saham.
    2.   Teori penerimaan (acceptance theory of authority)
Wewenang timbul hanya jika dapat diterima oleh kelompok atau individu kepada siapa wewenang tersebut dijalankan. Pandangan ini menyatakan kunci dasar wewenang oleh yang dipengaruhi (influencee) bukan yang mempengaruhi (influencer). Jadi, wewenang tergantung pada penerima (receiver), yang memutuskan untuk menerima atau menolak.
Kekuasaan sering dicampur adukkan dengan wewenang, padahal keduanya berbeda. Bila wewenang adalah hak untuk melakukan sesuatu, maka kekuasaan adalah kemampuan untuk melakukan hak tersebut.
Kekuasaan adalah kemampuan untuk mempengaruhi individu, kelompok, keputusan atau kejadian. Wewenang tanpa kekuasaan atau kekuasaan tanpa wewenang akan menyebabkan konflik dalam organisasi.

  • Wewenang Lini (line authority)
adalah wewenang dimana atasan melakukannya atas bawahannya langsung. Yaitu atasan langsung memberi wewenang kepada bawahannya, wujudnya dalam wewenang perintah dan tercermin sebagai rantai perintah yang diturunkan ke bawahan melalui tingkatan organisasi.
  • Wewenang Staf (staff authority)
 adalah hak yang dipunyai oleh satuan-satuan staf atau para spesialis untuk menyarankan, memberi rekomendasi, atau konsultasi kepada personalia ini. Kualifikasi yang harus dipenuhi oleh orang yang duduk sebagai taf yaitu dengan menganalisa melalui metode kuisioner, metode observasi, metode wawancara atau dengan menggabungkan ketiganya
Ada 2 tipe staf :
   1.      Staf pribadi , dibentuk untuk memberikan saran,bantuan dan jasa kepada seorang manajer (individual)
  2.    Staf spesialis, disebut sebagai “asisten pribadi” /”asisten staf” untuk memberikan saran,bantuan dan melayani seluruh lini dan unsur organisasi, disebut spesialis karena fungsinya sempit dan membutuhkan keahlian khusus

  • Wewenang Staf Fungsional (functional staff authority)
adalah hubungan terkuat yang dapat dimiliki staf dengan satuan-satuan lini

Keuntungan Wewenang Fungsional :
   1.   Pekerja dapat menarik keuntungan dari para ahli  dari berbagai bidang
Kerugian Wewenang Fungsional :
   2.   Kemungkinan akan munculnya masalah perilaku organisasi yang dikaitkan dengan “melayani dua tuan”.
 3. Konsekuensinya muncul kecendrungan rival yang berkembang antar departemen

Sumber Konflik Lini-Staf
Faktor-faktor yang dapat menimbulkan berbagai konflik di antara departemen dan orang-orang lini dan staf :
  1.      Perbedaan umur dan pendidikan
  2.      Perbedaan tugas
  3.      Perbedaan sikap    
  4.      Perbedaan posisi

  1.3     POLA PENDELEGASIAN
Pola pendelegasian yang membawa hasil memiliki ciri-ciri khusus yang harus dipahami oleh setiap orang. Ciri-ciri khusus tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut.
  1.    Pendelegasian yang menghasilkan bukanlah pendelegasian pesuruh/babu "Jalankan ini, jalankan itu, lakukan ini, lakukan itu, dsb." Pendelegasian yang sebenarnya tidak berfokus pada prosedur- prosedur dan cara-cara yang digunakan, tetapi terarah kepada upaya pencapaian sasaran/target dan hasil-hasilnya. Prosedur dapat ditetapkan dalam polis/suatu ketentuan, tetapi cara/metode harus dicari sendiri dan dikembangkan oleh setiap pekerja.
   2.     Pendelegasian yang menghasilkan adalah pendelegasian penatalayanan, yaitu pendelegasian yang berwawasan serta bertujuan melayani. Aspek-aspek pendelegasian ini dikemukakan di bawah ini.
     a.       Fokus pendelegasian adalah hasil kerja yang diharapkan tercapai, dalam upaya menggapai sasaran/tujuan akhir dari organisasi.
    b.      Pendelegasian dilaksanakan dengan sikap hormat yang didasarkan atas penghargaan dan kesadaran terhadap diri sendiri sebagai sesuatu yang "berharga", serta memerhatikan harga diri dan kehendak bebas orang lain, di mana setiap pekerja dipandang sebagai subjek, dan bukan objek kerja.
      c.       Pendelegasian yang menghasilkan melibatkan harapan-harapan yang meliputi bidang berikut.

    1.4.     Latar belakang dari digunakannya delegasi
Ada alasan delegasi itu diperlukan,di antaranya :
 1. Memungkinkan atasan dapat mecapai lebih dari pada mereka menangani setiap tugas sendiri
  2.      Agar organisasi dapat berfungsi lebih efisien
 3.   Atasan dapat memusatkan tenaga kepada suatu tugas yang lebih diprioritaskan
  4.    Dapat keahlihan bawahan sebagai suatu alat pembelajaran dari kesalahan.
 5. Karena atsan tidak mempunyai kemampuan yang dibutuhkan dalam pembuatan keputusan.
  6.    Pendelegasian memungkinkan manajer perawat mencapai hasil yang lebih baik dari pada semua kegiatan ditangani sendri.
   7.        Agar organisasi berjalan lebih efisien.
 8. Pendekatan memungkinkan manajer perawat dapat memusatkan perhatian terhadap tugas tugas prioritas yang lebih penting.
 9. Dengan pendelegasian,memungkinkan bawahan untuk tumbuh dan berkembang,bahkan dapat dipergunakan sebagai bahan informasi untuk belajar dari kesalahan atau keberhasilan.
    1.5  Manfaat Pendelegasian Wewenang
  1.  Manajer memiliki banyak kesempatan untuk mencari dan menerima peningkatan tanggungjawab dari tingkatan manajer yang  tinggi
   2.     Memberikan keputusan yang lebih baik

 3.  Pelimpahan yang efektif mempercepat pembuatan keputusan
 4. Melatih bawahan memikul tanggungjawab, melakukan penilaian dan meningkatkan keyakinan diri serta kesediaan untuk berinisiatif
 1.6 Hambatan Terhadap Pendelegasian Yang Efektif
 Penyebab keengganan untuk mendelegasikan wewenang adalah :
  a.Perasaan tidak aman. Manajer enggan mengambil resiko untuk melimpahkan tugas atau mungkin takut kehilangan kekuasaan bila bawahannya terlalu baik melaksanakan tugas.
  b.Ketidak mampuan manajer. Sebagian manajer bisa sangat tak teratur dalam membuat perencanaan ke depan.
    c.Ketidak percayaan kepada bawahan
  d.Manajer merasa bahwa bawahan lebih senang tidak mempunyai hak pembuatan keputusan yang luas

   Penyebab keengganan untuk menerima pendelegasian wewenang adalah:
  a.       Perasaan tidak aman bagi bawahan untuk menghindari tanggungjawab dan resiko.
  b.      Bawahan takut dikritik atau dihukum karena membuat kesalahan.
  c.       Bawahan tidak mendapat cukup rangsangan untuk beban tanggungjawab tambahan.
  d.      Bawahan kurang peracaya diri dan merasa tertekan bila dilimpahi wewenang pembuatan keputusan yang lebih besar

.    1.7 Syarat Untuk Delegasi Yang Efektif
a.  Kesediaan manajer untuk memberi kebebasan kepada bawahan dalam melaksanakan tugas yang dilimpahkan.
b.    Komunikasi yang baik antara manajer dan bawahan.
c.    Meningkatkan kompleksitas tugas yang dilimpahkan dan derajat pelimpahan dalam suatu jangka waktu tertentu.

     1.8     Prinsip-prinsip klasik yang dapat dijadikan dasar untuk delegasi yang efektif adalah:
  1.      Prinsip Skalar
Menyatakan harus ada garis otoritas yang jelas yang menghubungkan tingkat paling tinggi dengan tingkat paling bawah. Garis otoritas yang jelas ini memudahkan anggota organisasi untuk megetahui:
a.kepada siapa dia dapat mendelegasikan
b.siapa yang dapat melimpahkan wewenang kepadanya
c.kepada siapa dia bertanggung jawab
Dalam proses penyusunan garis otoritas diperlukan kelengkapan pendelegasian wewenang, yaitu semua tugas yang diperlukan dibagi habis. Hal ini digunakan untuk menghindari:
a.gaps, yaitu tugas-tugas yang tidak ada penangung jawabnya
b.overlaps, yaitu tanggung jawab untuk satu tugas yang sama diberikan kepada lebih dari satu orang
c.splits, yaitu tanggung jawab atas tugas yang sama diberikan kepada lebih dari satu-satuan organisasi

  2.      Prinsip kesatuan perintah (unity of command)
Menyatakan setiap orang dalam organisasi harus melapor pada satu atasan. Melapor pada lebih dari satu orang akan menyulitkan seseorang untuk mengetahui kepada siapa ia harus bertanggung jawab dan perintah siapa yang harus diikuti. Bertanggung jawab kepada lebih dari satu atasan juga akan membuat bawahan dapat menghindari tanggungjawab atas pelaksanaan tugas yang jelek dengan alasan banyaknya tugas dari atasan lain.
  3.      Tanggungjawab, wewenang dan akuntabilitas
Ketika mendelegasikan pekerjaan, akan berguna jika kita selalu mengingat perbedaan penting antara konsep-konsep wewenang, tanggung jawab, dan akuntabilitas.
Tanggung jawab ( responsibility ) berarti bahwa seseorang diberikan satu tugas yang seharusnya ia kerjakan. Ketika mendelegasikan tanggung jawab atas suatu pekerjaan, manajer hendaknya mendelegasikan cukup wewenang kepada bawahan untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut. Wewenang, ingat kembali, berarti bahwa seseorang memiliki kekuasaan dan hak untuk mengambil keputusan, memberikan perintah, menggunakan sumber daya, dan melakukan hal-hal lain yang dibutuhkan untuk memenuhi tanggung jawabnya, fronisnya, cukup lazim bagi seseorang untuk memiliki tanggung jawab lebih bayak daripada wewenagnya; mereka harus memberikan kinerja sebaik mungkin melalui taktik-taktik pengaruh secara informal sebagai ganti dari mengandalkan diri sepenuhnya pada wewenang.
Ketika manajer mendelegasikan tanggung jawab, bawahan akan dianggap bertanggung jawab atas pencapaian hasil. Akuntabilitas (Accountability) berarti bahwa manajer bawahan tersebut memiliki hak untuk mengharapkan bawahan melaksanakan pekerjaan, dan hak untuk mengambil tindakan perbaikan jika bawahan gagal untuk melaksanakannya. Bawahan harus memberikan laporan keatas mengenai status dan kualitas dari kinerjanya untuk tugas yang diberikan.


BAB II
SENTRALISASI DAN DESENTRALISASI

  2.1  Tantangan Desentralisasi
   Lingkungan kerja lebih kompleks, tidak pasti. Spt: karakteristik pasar, tekanan kompetitif, dan ketersediaan material
  Manajer level bawah mampu dan berpengalaman dalam membuat keputusan
       Manajer level bawah ingin bersuara dalam pembuatan keputusan
          Keputusannya signifikan
      Kultur perusahaan terbuka untuk memungkinkan para manajer bersuara tentang apa yang sedang terjadi
          Perusahaan tersebar secara geografis
       Implementasi efektif dari strategi perusahaan bergantung pada manajer yang terlibat dan fleksibel dalam membuat keputusan
     Karakteristik lain dari organisasi, seperti biaya suatu keputusan, preferensi manajemen puncak, budaya organisasi, dan kemampuan manajer tingkat bawah

2.2 Sentralisasi Versus Desentralisasi




A. Istilah dan Pengertian Sentralisasi :


Sentralisasi adalah memusatkan seluruh wewenang atas segala urusan yang menyangkut pemerintahan kepada tingkat pusat. Sentralisasi banyak digunakan pada pemerintahan lama di Indonesia sebelum adanya otonomi daerah.
Kelemahan
Kelemahan dari sistem sentralisasi adalah di mana seluruh keputusan dan kebijakan di daerah dihasilkan oleh orang-orang yang berada di pemerintah pusat, sehingga waktu yang diperlukan untuk memutuskan sesuatu menjadi lama.
Kelebihan




Kelebihan sistem ini adalah di mana pemerintah pusat tidak harus pusing-pusing pada permasalahan yang timbul akibat perbedaan pengambilan keputusan, karena seluluh keputusan dan kebijakan dikoordinir seluruhnya oleh pemerintah pusat. Bahkan pada zaman kerajaan, pemerintahan kolonial, maupun di zaman kemerdekaan.Istilah sentralisasi sendiri sering digunakan dalam kaitannya dengan kontrol terhadap kekuasaan dan lokasi yang berpusat pada satu titik.


Berikut ini, urusan- urusan yang bersifat sentral adalah :


• Luar Negri




• Peradilan




• Hankam



• Moneter dalam arti mencetak uang, menentukan nilai uang, dan sebagainya.



• Pemerintahan Umum

B. Istilah dan Pengertian Desentralisasi
Desentralisasi sebenarnya adalah istilah dalam keorganisasian yang secara sederhana di definisikan sebagai penyerahan kewenangan. Dalam kaitannya dengan sistem pemerintahan Indonesia, desentralisasi akhir-akhir ini seringkali dikaitkan dengan sistem pemerintahan karena dengan adanya desentralisasi sekarang menyebabkan perubahan paradigma pemerintahan di Indonesia
Desentralisasi di bidang pemerintahan adalah pelimpahan wewenang dari Pemerintah Pusat kepada satuan organisasi pemerintahan di wilayah untuk meyelenggarakan segenap kepentingan setempat dari sekelompok penduduk yang mendiami wilayah tersebut.
Dengan demikian, prakarsa, wewenang,dan tanggung jawab mengenai urusan yang diserahkan pusat menjadi tanggung jawab daerah , baik mengenai politik pelaksanaannya, perencanaan, dan pelaksanaannya maupun mengenai segi pembiayaannya. Perangkat pelaksananya adalah perangkat daerah itu sendiri.
Desentralisasi juga dapat diartikan sebagai pengalihan tanggung jawab, kewenangan, dan sumber-sumber daya (dana, manusia dll) dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah.
Menurut UU Nomor 5 Tahun 1974, desentralisasi adalah penyerahan urusan pemerintah dari pusat kepada daerah. Pelimpahan wewenang kepada Pemerintahan dapat memperbaiki 
serta meningkatkan efektifitas dan produktifitas suatu organisasi untuk mencapai suatu pemerintahan yang efisien. Namun kelemahan dari sistem desentralisasi pada otonomi khusus untuk daerah adalah euforia yang berlebihan di mana wewenang tersebut hanya mementingkat kepentingan golongan dan kelompok serta digunakan untuk mengeruk keuntungan pribadi atau oknum. Hal tersebut terjadi karena sulit untuk dikontrol oleh pemerintah di tingkat pusat.




Tujuan dari desentralisasi adalah :


• mencegah pemusatan keuangan;


• sebagai usaha pendemokrasian Pemerintah Daerah untuk mengikutsertakan rakyat bertanggung jawab terhadap penyelenggaraan pemerintahan.


• Penyusunan program-program untuk perbaikan sosial ekonomi pada tingkat local sehingga dapat lebih realistis.


Desentralisasi dapat dilakukan melalui empat bentuk kegiatan utama, yaitu:


• Dekonsentrasi wewenang administratif


Dekonsentrasi berupa pergeseran volume pekerjaan dari departemen pusat kepada perwakilannya yang ada di daerah tanpa adanya penyerahan atau pelimpahan kewenangan untuk mengambil keputusan atau keleluasaan untuk membuat keputusan.


• Delegasi kepada penguasa otorita


Delegasi adalah pelimpahan pengambilan keputusan dan kewewenangan manajerial untuk melakukan tugas –tugas khusus kepada suatu organisasi yang secara langsung berada di bawah pengawasan pusat.


• Devolusi kepada pemerintah daerah


Devolusi adalah kondisi dimana pemerintah pusat membentuk unit-unit pemerintahan di luar pemerintah pusat dengan menyerahkan sebagian fungsi-fungsi tertentu kepada unit-unit itu untuk dilaksanakan secara mandiri. Devolusi adalah bentuk desentralisasi yang lebih ekstensif untuk merujuk pada situasi di mana pemerintah pusat mentransfer kewenangan kepada pemerintah daerah dalam hal pengambilan keputusan , keuangan dan manajemen.


• Pemindahan fungsi dari pemerintah kepada swasta


Yang di sebut sebagai pemindahan fungsi dari pemerintahan kepada swasta atau privatisasi adalah menyerahkan beberapa otoritas dalam perencanaan dan tanggung jawab admistrasi tertentu kepada organisasi swasta


2.3 Faktor – faktor yang mempengaruhi derajat desentralisasi adalah sebagai berikut :
1.      Filsafat Manajemen
2.      Ukuran dan tingkat pertumbuhan ekonomi
3.      Strategi dan lingkungan organisasi
4.      Penyebaran geografis organisasi
5.      Pengawasan yang efektif
6.      Kualitas manajer
7.      Keaneka – ragaman produk dan jasa
8.      Karakteristik – karakteristik organisasi lainnya

Penyusunan personalia organisasiSumber daya terpenting suatu organisasi adalah sumber daya manusia – orang – orang yang memberikan tenaga, bakat, beraktivitas, dan usaha mereka kepada organisasi.
Penyusunan persoanlia adalah fungsi manajen yang berkenaan dengan penarikan, penempatan, pemberian latihan, dan pengembangan anggota-anggota organisasi. Kegiatan – kegiatan penyusunan personalia sangat eraat hubungannya dengan tugas – tugas kepemimpinan, motivasi, dan komunikasi sehingga pembahasannya sering ditempatkan sebagai bagian dari fungsi pengarahan. Proses penyusunan personalia :
1.      Perencanaan sumberdaya manusia.
2.      Penarikan pengadaan calon-calon personalia.
3.      Seleksi.
4.      Pengenalan orientasi.
5.      Pelatihan dan pengembangan.
6.      Penilaian pelaksanaan kerja.
7.      Pemberian balas jasa dan penghargaan.
8.      Perencanaan dan pengembangan karir.
Perencanaan sumberdaya manusia :
1.      Penentuan jabatan-jabatan yang harus diisi.
2.      Pemahaman pasar tenaga kerja
3.      Pertimbangan kondisi, permintaan, dan penawaran karyawan.JHA logeman membagi desentralisasi menjadi 3 macam, yaitu :
a.   Dekonsentrasi atau Desentralisasi jabatan, yaitu pelimpahan kekuasaan dari alat perlengkapan             negara tingkat lebih atas kepada bawahannya guna melancarkan tugas pemerintah.
b.  Desentralisasi ketatanegaraan atau desentralisasi politik yaitu pelimpahan kekuasaan perundangan       politik yaitu pelimpahan kekuasaan perundangan dan pemerintahan kepada daerah-daerah otonom       dalam lingkungannya.
c.  Desentralisasi Teritorial (Kewilayahan), yaitu penyerahan kekuasaan untuk mengatur dan                     mengurus rumah tangganya sendiri (autonomie), batas pengaturannya adalah daerah. Desentralisasi     teritorial mengakibatkan adanya otonomi pada daerah yang menerima penyerahan. Dimana daerah     otonom tersebut dapat menentukan sendiri kebijakan daerahnya, kecuali kebijakan dalam bidang:
1.      Politik Luar Negeri          5. Moneter      
2.      Pertahanan                       6. Fiskal
3.      Keamanan                        7. Agama
4.      Peradilan                         

2.4    KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN DESENTRALISASI

Keuntungan Desentralisasi:
Menurut Smith (1985) dalam Hanif Nurcholis menjelaskan bahwa kebijakan desentralisasi ini memiliki keuntungan-keuntungan sebagai berikut:
·   Desentralisasi diterapkan dalam upaya pendidikan politik.
·   Untuk latihan kepemimpinan politik.
·   Untuk memelihara stabilitas politik.
·   Untuk mencegah konsentrasi kekuasaan di pusat.
·   Untuk memperkuat akuntabilitas publik.
·   Untuk meningkatkan kepekaan elit terhadap kebutuhan masyarakat lewat pendekatan pelayanan          publik.
·   Dalam system desentralisasi, dapat diadakan pembedaan dan pengkhususan yang berguna bagi            kepentingan tertentu,yakni daerah dengan lebih mudah menyesuaikan diri dengan kebutuhan              khusus daerah.
·    Dengan adanya desentralisasi territorial, daerah otonom dapat merupakan semacam laboratorium        dalam hal-hal yang berhubungan dengan pemerintahan, yang dapat bermanfaat bagi seluruh                wilayah negara. Hal yang baik diterapkan pada seluruh wilayah negara sedangkan yang kurang            baik dibatasi pada daerah tertentu saja.
·   Mengurangi kemungkinan kesewenang-wenangan dari pemerintah pusat.
·   Dari segi psikologi, desentralisasi dapat lebih memberikan kewenangan memutuskan yang lebih          besar kepada daerah.
·   Desentralisasi akan memperbaiki kualitas pelayanan karena lebih dekat dengan masyarakat yang         dilayani. 
·   Sehubungan dengan pendapat ditarik kesimpulan bahwa desentralisasi membawa banyak                    keuntungan yang dapat membuat daearh lebih mandiri, kuat dan dapat menyelenggarakan                    pemerintahan dengan daya, inovatif dan kreativitas tinggi untuk mensejahterakan rakyat di                  daerahnya.           

Keuntungan Kebijakan Desentralisasi  sebagai berikut:
  • Mengurangi bertumpuknya pekerjaan di pusat pemerintahan.
  • Dalam menghadapi masalah yang amat mendesak membutuhkan tindakan yang lebih cepat, sehingga daerah tidak perlu menunggu instruksi dari pemerintah pusat.
  • Dapat mengurangi birokrasi dalam arti yang buruk karena setiap keputusan dapat segera dilaksanakan.


Kerugian Desentralisasi :
·  Wewenang itu hanya menguntungkan pihak tertentu atau golongan serta dipergunakan untuk mengeruk keuntungan para oknum atau pribadi.
·     Sulit dikontrol oleh pemerinah pusat.
·  Masa transisi dari sistem sentralisasi ke desintralisasi ke memungkinkan terjadinya perubahan             secara gradual dan tidak memadai serta jadwal pelaksanaan yang tergesa-gesa.
· Kurang jelasnya pembatasan rinci kewenangan antara pemerintah pusat, propinsi dan daerah.
·    Kemampuan keuangan daerah yang terbatas.
·    Sumber daya manusia yang belum memadai.
·    Kapasitas manajemen daerah yang belum memadai.
·    Restrukturisasi kelembagaan daerah yang belum matang.
· Pemerintah pusat secara psikologis kurang siap untuk kehilangan otoritasnya.
·   Meningkatnya Keterbatasan kemampuan keuangan daerah dan masyarakat (orang tua) menjadikan jumlah anggaran belanja sekolah akan menurundari waktu sebelumnya,sehingga akan       menurunkan motivasi dan kreatifitas tenaga kependidikan di sekolahuntuk melakukan pembaruan.
·     Biaya administrasi di sekolah meningkat karena prioritas anggarandi alokasikan untuk menutup biaya administrasi, dan sisanya baru didistribusikan ke sekolah.
·     Kebijakan pemerintah daerah yang tidak memperioritaskan pendidikan, secara kumulatif berpotendsi akan menurunkan pendidikankesenjangan anggaran pendidikan antara daerah,antar           sekolah antar individu warga masyarakat.
·  Penggunaan otoritas masyarakat yang belum tentu memahamisepenuhnya permasalahan dan pengelolaan pendidikan yang pada akhirnya akan menurunkan mutu pendidikan.
·    Kesenjangan sumber daya pendidikan yang tajam di karenakan perbedaan potensi daerah yang berbeda-beda. Mengakibatkan kesenjangan mutu pendidikan serta melahirkan kecemburuan sosial.
·     Terjadinya pemindahan borok-borok pengelolaan pendidikan dari pusat ke daerah.
·  Permasalahan keterlambatan di terbitkanya PP tentang pembagian urusan.
·    Pemerintah engan dalam mendelegasikan kewenangan kepada daerah, hal ini terlihat dari masih adanya balai pelaksanaan teknis pusat di daerah yang di bentuk oleh departemen teknis, pelaksanaan pembiayaanya bersumber dari pusat yang konsekuensinya berkurang inovasi dan kreatifitas di daerah dalam melaksanakan kewenanganya.
·    Sistem hukum dan pembuktian terbalik masih absurd atau kabur sehinga muncul keraguan satuan       kerja dalam melaksanakan program atau kegiatan di daerah.
·    Belum optimalnya pengelolahan sumber daya yang berakibat pada rendahnya PAD, hal ini berimplikasi pada rendahnya Rasio PAD terhadap APBD.
·    Belum optimalnya penerapan sangsi dan penghargaan bagi sumber daya manusia aparatur di daerah.
·    Pemekaran ego bagaimana berbagi bagi kekuasaan atau orang mendapat bagian kekuasaan di daerah mencoba memekarkan daerah yang akan menghabiskan APBN negara.
·    Korupsi pemindahan ladang korupsi dari pusat kedaerah.
·   Konflik vertikel dan herizontan, misalnya dalam pelaksanaan pilkada.
·   Munculnya pilkada langsung yang banyak menghabiskan dana dan rawan konflik. Ongkos yang      di bayar untuk pilkada (Ongkos Demokrasi) sangat mahal di Indonesia adalah konsekuensi pelaksanaan otonomi daerah.

Referensi :http://isnatunnisa.wordpress.com/2012/11/02/05-wewenang-delegasi-dan-desentralisasi/

Selasa, 02 Desember 2014

Teknologi Informasi dalam bidang Akuntansi

Semakin berkembangnya teknologi dalam dunia industri saat ini menyebabkan instansi dituntut untuk menggunakan teknologi informasi sebagai penunjang utama. Sistem Informasi akuntansi merupakan salah satu bidang TI yang didukung dengan kemampuan dalam bidang akuntansi.

Pengertian SIA itu sendiri adalah Sistem Informasi yang menangani (mengklarifikasi, mengoprasi, dan melaporkan) semua tugas akuntansi.

Aplikasi komputer akutansi :
1. KRISHAND
2. ACCURATED V3 STANDARD
3. K-sistem indonesia
4. SAGE ACCPAC ERP
5. MYOB Accounting
6. Ms. Office Excel
7. DacEassy Accounting (DEA)
8. Payroll
9. Simply Accounting
10. Peachtree

Dari banyaknya aplikasi diatas, MYOB accountong merupakan salah satu software yang umum dan cukup populer digunakan di Indonesia. Saya sendiri pernah menggunakan aplikasi ini menurut saya MYOB sudah sangat bagus tetapi ada kekurangan dan kelebihannya juga

MYOB kepanjangan dari Mine Your Own Bussiness. MYOB adalah sofware Akuntansi yang digunakan untuk mempermudah dalam menyusun atau membuat laporan keuangan yang berasal dari transaksi keuangan yang terjadi disuatu perusahaan. MYOB memiliki banyak versi, setiap versi yang terbaru akan semakin lebih mudah dalam mengoprasikannya.
Macam - macam versi MYOB  :

1. MYOB Accounting, 2. MYOB Accounting Plus 3. MYOB Accounting Premiere 4. MYOB Premiere Accounting Enterprise

Menurut macam -macam versi tersebut maka tercipta beberapa yang digunakan perusahaan sekarang ini :
1. MYOB Accounting versi 15.0
2. MYOB Premiere 9.0
3. MYOB Accounting versi 17
4. MYOB Accounting versi 13
5. MYOB Accounting versi 18

Fungsi pada MYOB:
1. Account
Untuk membuat daftar akun dan melakukan jurnal umum
2. Banking
Untuk mencatat perkiraan yang berhubungan dengan transaksi bank, selain membeli dan menjual barang
3. Sales
Untuk mencatat penjualan barang, termasuk penerimaan piutang dan segala yang berhubungan dengan penjualan
4. Time Billing
Untuk mencatat dan mengatur waktu yang di set secara otomatis untuk pembayaran
5. Purchase
Untuk mencatat pembelian barang termaduk membayar hutang dan semua yang berhubunhan dengan pembelian
6. Payroll
Mencatat tentang gaji dan semua yang berhubungan dengan karyawan
7. Inventory
Untuk mencatat persediaan barang dagang
8. Card File
Untuk mencatat dan mengatur data-data pelanggan, pemasok, dan semua yang berhubungan dengan pihak lain

Kelebihan :
1. Pengguna dapat mempergunakan MYOB walaupun pengguna tidak memiliki latar belakang pembukuan sama sekali.
2. Pengelolaan informasidengan menggunakan software MYOB cukup dapat diandalkan. Karena cukup lama dikembangkan dan berkesinambungan mengeluarkan perbaikan relase.
3. Dapat digunakan untuk pengelolaan proyek
4. Proses instalasi yang murah
5. Tenaga kerja yang mengetahui MYOB banyak ditemui
6. Dapat digunakan untuk memantau 3 tahun periode pembukuan
7. Nilai investasi yang relatif murah
8. Jangka waktu implementasi yang relatif cepat

Kelemahan :
1. Database MYOB merupakan database yang dikunci
2. MYOB buatan luar negeri sehingga tidak ada feature perpajakan didalamnya. Pembuatan laporan yang prkaitan dengan perpajakan contohnya PPN harus dikelola diluar MYOB
3. Tidak ada module fixed assets
4. Tidak dapat digunakan untuk mengelola perusahaan dengan multi company.

Kesimpulan
Program aplikasi MYOB sudah sangat bagus bisa untuk membuat jurnal umum, jurnal penyesuaian dan semua laporan keuangan. Dan untuk pemula yang tidak bisa menyusun laporan sama sekali bisa menggunakan aplikasi MYOB karena sangat mudah.

Minggu, 16 November 2014

STP BAKSO KEJU

Usaha saya ditunjukan kepada pecinta bakso dan keju yaitu BAJUNYANG (Bakso keju bikin kenyang)

Segmenting : Penjualan bakso isi keju ini ditunjukan untuk penduduk Indonesia. Membuka cabang di kota-kota besar.
Bertempat dipinggir jalan yang strategis tujuannya agar banyak orang yang mengetahui BAJUNYANG.

Targeting : Dikarenakan bakso isi keju diminati disemua kalangan dari anak-anak hingga dewasa, jadi bajunyang tidak membatasi penjualan dengan kategori usia. Tetapi... khusus untuk remaja dan dewasa ada bakso keju pedas.
Penempatan dikota besar tetapi harga minimalis. Menerima pesanan untuk acara pernikahan, dan acara-acara lainnya

Presenting : Bosan dengan bakso yang hanya ada urat dan telur saja? Khawatir makan makanan yang tidak sehat? Jangan khawatir... ada bakso isi keju disini. Bajunyang bisa membuat anda kenyang dan BAJUNYANG adalah makanan yang sehat karena terbuat dari daging sapi yang segar dan keju yang mengandung protein, mineral dan vitamin yang baik untuk kesehatan.

Jadi, mau kenyang yang berkualitas??? BAJUNYANG solusinya :)

Minggu, 09 November 2014

Anies Baswedan




Penulisan kali ini saya akan memperkenalkan menteri Kebudayaan, Pendidikan dasar, dan Pendidikan menengah (kembuddidasmen) yaitu Anies Baswedan Ph.D alias Bapak Anies Rasyid Baswedan. Lahir di Kuningan Rabu,7 Mei 1969 dan beliau seorang tokoh pendidikan dan akitivis.

Indonesia seharusnya bangga memiliki figur intelektual seperti Anies Baswedan. Sejak 15  mei 2007 Anies Baswedan di percayai mengampu jabatan Rektor Universitas Paramadina dalam usia 38 tahun. Dan ini mencatat sejarah tersendiri sebagai pejabat Rektor termuda di Indonesia. Anies Baswedan juga memenangi banyak penghargaan internasional diantaranya adalah dari majalah foresight terbitan jepang yang menamai sosoknya sebagai satu dari '20 Pemimpin  Masa Depan Dunia' dan Royal Islamic strategis studies center menyebut Anies Baswedan sebagai '50 Muslim Paling Berpengaruh di Dunia'.

Pendidikan
Fakultas Ekonomi, Universitas Gajah Mada
Gelar Master dari School of Public Policy, Universitas Maryland
Gelar Doctor Ilmu Politik Northern Illinois University

Karir
(1994-1996) Pusat antar Universitas, UGM 
(2000) Peniliti, pusat penelitian, Evaluasi dan kajian kebijakan Northern Illinois University
(2005-2007) National Advistor, bidang desentralisai dan otonomi daerah, kemitraan bagi pembaruan tata pemerintah.
(sejak 2007) Rektor Univ.Paramadina.
(2009) Anggota, anggota tim-8 dalam kasus dugaan pidana pimpinan KPK yaitu bibit dan chandra.

Penghargaan
(1987) AFS Interculltural Program, Milwaukee High School, Wis consis, AS
(1993) JAL Scholarship
(1997-1998) Fulbrigh Scholarship
(1998) William P Coke III Fellowship, Universitas Maryland
(1998) ASEAN Students Assistance Award Program
(1999-2003) Indonesian Culltural Foundation scholarship
(2004-2005) Gerald Maryanov Fellow, northern illinoiis university
(2005) William P. Cole III Fellow di Maryland school of public policy, ICF scholarship, dan ASEAN student Award
(2008) 100 intelektual public dunia versi Foreign Policy
(2009) Young Global Leaders versi economic Vorum
(2010) 20 pemimpin masa depan dunia versi majalah Foresight
(2010) Nakasone Yushiro Award oleh International Policy Studies (IIPS)
(2010) 500 muslim paling berpengaruh didunia

Menurut saya jika dilihat dari pengalaman dan peghargaan yang diarih bapak Anies Baswedan, beliau pantas menjadi menteri (kembuddikdasmen) dan semoga amanat yang diberikan oleh Pak Joko Widodo selaku Presiden RI bisa dijalankan dengan baik.

Selamat bertugas untuk seluruh menteri di kabinet baru. Mari bangun pendidikan Indonesia menjadi yang terdepan.

About Silver Queen



Silver Queen adalah pelengkap waktu besantai dan tahu kah anda?  Silver Queen ini ternyata produk asli indonesia loh..... Jika dilihat dari nama dan iklannya pasti di dalam pikiran anda  Silver Queen adalah salah satu produk yang di impor dari luar.
Dan di bawah ini adalah fakta-fakta bahwa  Silver Queen asli dari indonesia:

1. Silver Queen adalah coklat asli indonesia produk industri lokal dari bandung,jawa barat, di produksi sejak tahun 1950 di bawah naungan PT.PETRA FOOD.
2. PT.PETRA FOOD juga memproduksi meses ceres dan coklat delfi.
3. Nama  Silver Queen terinspirasi dari salah satu judul film Amerika yaitu  Silver Queen karya sutradara Llyon Bacon.

Mengapa model iklan untuk produk  Silver Queen dipilih yang memiliki wajah eropa? alasannya karena produk  Silver Queen tidak hanya di pasarkan di indonesia saja, sehingga untuk efisiensi di putuskan untuk menampilkan visual yang dapat di terima masyarakat Internasional

Selain dipasarkan di Indonesia, produk  Silver Queen juga sudah di ekspor ke mancanegara tujuannya adalah  Singapura, Malaisya, Thailand, Filipina. Dan Filipina adalah negara pertama yang di jadikan tujuan ekspor

Untuk mengembangkan bisnisnya  Silver Queen memperbanyak varian ada  Silver Queen bites,  Silver Queen Chunky Bar,  Silver Queen Rock'R. Dan  Silver Queen juga terfokus pada selogan dan promosi lomba. anda semua pasti sangat familiar dengan selogan "Santai belum lengkap tanpa  Silver Queen" dan "Gede sih tapi rela bagi-bagi" jika mendengar kalimat-kalimat itu pasti kita langsung ingat  Silver Queen. nah kalo promosi,  Silver Queen sering sekali mengadakan lomba dengan hadiah paket libran ke hawai dan hadiah hiburan samsung S3 dll.

Dua alasan  Silver Queen adalah strategi pemasaran dan komunikasi/promosi. strategi pemasaran yang dilakukan  Silver Queen dengan memperbanyak dan memperluas jaringan distribusi.  Silver Queen lalu memberikan kemudahan kepada konsumen untuk mendapat produknya. Yang kita lihat dari warung-warung kecil hingga super market ternama semuanya pasti menjual  Silver Queen. Sedangkan untuk komunikasi dan promosi  Silver Queen selalu menampikan iklan yang menarik.

Senin, 13 Oktober 2014

BISNISKU DIMASA DEPAN

Dari kecil saya sudah doyan makan bakso dan saya senang sekali main masak-masakan. Selain suka makan bakso saya juga hobbyyyy banget nyemilin keju. Sampai akhirnya saya berfikir bagaimana caranya menggabungkan bakso dengan keju ya???

Dan saya menemukan ide! Saya ingin membuat usaha Bakso isi Keju. Mungkin kalian semua yang membaca ini heran bagaimana rasanya jika bakso didalamnya bukan berisi urat/telur tapi berisi keju??? pasti dibenak kalian ini aneh.

Tapi saya pernah mencoba membuat ko dan hasilnya waaaaw benar2 Hiiitz hehehe
Jika dilihat dari makanan favorit masyarakat Indonesia, Bakso dari dulu sampai sekarang masih menempati posisi atas. Maka dari itu saya ingin membuka usaha bakso karna bakso adalah makanan murah yang sering diburu masyarakat dari kalangan anak-anak sampai orang tuapun bisa makan bakso.

Profil :

Nama Usaha : BAJUNYANG (BAkso keJU bikin keNYANG)

Tujuan           : Menambah pengalaman dibidang wirausaha

Visi & Misi  : Membuat usaha yang terkenal keunggulannya
                        Membuat beberapa cabang di berbagai tempat
                        Memberikan yang terbaik untuk pelanggan

Produk         : Berbagai macam bakso tetapi Bakso isi keju yang jadi titik pusatnya

Harga           : Rp. 10.000 - Rp. 15.000/mangkok

Modal          : Rp. 10.000.000


Untuk pecinta bakso dan keju jangan khawatir sebentar lagi ada makanan murah, lezat dan bergizi  yaitu BAJUYANG. Tunggu ya kehadiran kami di kota kalian. Salam Sukses!!!

Rabu, 01 Oktober 2014

Wirausahawan muda

Hai guys...
Kali ini saya mau memperkenalkan pengusaha muda yang sukses dengan hasil karya sendiri (Hand Made).

Akhir-akhir ini lagi mainstreamnya Online Shop terutama untuk cewe-cewe yang ga mau ketinggalan jaman. Lihat baju, sepatu yang good looking sedikit langsung booking. Hampir semua barang bisa dijual di internet, mobil, rumah, dan tanah juga sudah banyak dijual melalui internet.

Nah pengusaha sukses yang akan saya perkenalkan ini adalah kak Ditha. Kak Ditha itu fasion stylist loh seorang wanita muda berumur 25 tahun yang sukses dengan hasil karyanya sendiri. Kak Ditha ini memanfaatkan hobi dan keahliannya sehingga menjadi pekerjaan dan hasilnyapun fantastis.

Ini foto saya dengan kak Ditha hehe cantik kaaan (ka dithanya) -_-


Jadi namanya Ditha sebelum membuka usaha di dunia fashion ini kak ditha sempat bekerja di bank menjadi marketing dan sempat jadi penyiar di radio juga di tv. Tapi kak Ditha belum menemukan jati dirinya yang pas.

Dan akhirnya kak ditha mencoba untuk join bersama teman berjualan di bazar, menaruh barang ke toko dan ikut serta kalau ada event-event. Itu berlangsung selama satu tahun.

Setelah satu tahun, dari keuntungan tersebut kak Ditha membuka store sendiri sejak tahun 2010 yang bernama d'puccino. Barang-barang yang dijual banyak sekali daaaan semuanya hasil kreasi kak ditha sendiri loh. For all ladies ada baju, tas, sepatu, gelang, kalung, kacamata, buat anak-anak juga bisa dong ada gelang lucu, bandana, kaos kaki, pokoknya accessoris tapi mayoritas untuk kalangan remaja. Tapi tenang guys semuanya new style ga bakalan ketinggalan jaman deh hehe.

Bagaimana pendapat para custumer???

Menurut novi & riske yang sedang memilih pakaian "semua yang dijual di d'puccino keren-keren dan lengkap yang paling penting ga bikin kita kecewa malah jadi nagih ke d'puccino mulu karena sering mengadakan SALE hehe


D'puccino juga sudah memiliki brand/lebel sendiri dan dalam satu bulan bisa mengeruk keuntungan minimal Rp. 5.000.000 - Rp. 8.000.000 kalau maksimal tidak bisa ditentukan Rp. 15.000.000 atau bisa juga lebih. Untuk pengusaha seperti kak ditha ini menurut saya sangat mengesankan.



Sedangkan kalau menurut kak ditha sendiri "untuk mendapat keuntungan lebih yang terpenting adalah harus mengeluarkan ide ide kreatif, harus berinovasi kalau tidak berinovasi pasti tidak akan berkembang dan pemasukan juga minim. Oh iya harus rajin dan aktif karena d'puccino juga buka online shop. Harus rajin buka di bazar juga supaya semua orang tau d'puccino".

Ini ketika ikut serta bazar


Buat yang mau tau d'puccino store lokasi di Bekasi tepatnya di Perumnas 3
Atau melalui:
Twitter: @puccinoshop
Instagram: @d_puccinoproject

Sepertinya enak jadi pengusaha muda. Yuk jadi wirausahawan dimulai sedikit-sedikit lama-lama menjadi bukit. Kembangkan hobi dan kreatifitasmu ya :)